
Mahkota Dewa1
Phaleria macrocarpa Fructus (Mahkota Dewa) adalah buah dan tanaman obat yang berasal dari Papua dan tumbuh baik di daerah tropis. Tanaman ini merupakan salah satu tanaman obat yang sering dimanfaatkan di Indonesia. Secara tradisional, rebusan buah Phaleria macrocarpa digunakan untuk mengobati atau meringankan gejala berbagai penyakit seperti migrain, nyeri sendi dan asam urat.2
Morfologi Mahkota Dewa
Tanaman Mahkota Dewa berupa semak atau pohon kecil bergetah (laticiferous) yang dapat tumbuh hingga 18 m dengan diameter batang sekitar 15 cm. Buahnya berupa buah batu (drupaceous), berbentuk bulat hingga lonjong, dan berwarna merah marun mengilap saat matang. Bijinya berbentuk hampir bulat atau sedikit lonjong dengan ukuran sekitar 1,5 cm.6
Kandungan Mahkota Dewa
Mahkota dewa kaya akan berbagai macam metabolit sekunder seperti tanin, terpenoid, alkaloid, dan flavonoid.2
Khasiat Mahkota Dewa
- Nyeri dan Pegal Linu
Pegal linu & nyeri sendi umumnya adalah manifestasi akibat adanya peradangan/ inflamasi dalam tubuh yang dapat menyebabkan nyeri pada otot dan persendian. Senyawa aktif dalam mahkota dewa diketahui dapat menurunkan zat indikator inflamasi yang berkontribusi terhadap nyeri dan pembengkakan.2
Studi Literatur:
- Subjek: 42 pasien dengan osteoarthritis (Nyeri sendi)
- Dosis penelitian: ekstrak Mahkota Dewa 300 mg/ hari
- Durasi: 14 hari
- Hasil: Ekstrak Mahkota Dewa 300 mg sama efektifnya dengan meloksikam 7,5 mg dalam mengurangi nyeri sendi. Tidak ditemukan efek merugikan signifikan pada fungsi hati, ginjal, atau parameter hematologis dalam durasi penelitian.3
- Asam Urat
Asam urat terbentuk saat tubuh memecah purin, yaitu zat yang diproduksi secara alami oleh tubuh dan juga diperoleh dari makanan. Senyawa flavonoid dalam buah mahkota dewa diketahui dapat menghambat aktivitas enzim xantin oksidase yang berfungsi memecah basa purin sehingga akan menurunkan produksi asam urat.4
Studi Literatur:
- Subjek: 24 wanita post menopause usia 48 - 65 tahun dengan kadar asam urat tinggi
- Dosis: 1 x sehari rebusan buah Mahkota Dewa (dekoksi)
- Durasi: 7 hari
- Hasil: 87.5% responden mengalami penurunan kadar asam urat.4
Keamanan
Dari studi literatur, diketahui buah Mahkota Dewa tergolong aman tidak menimbulkan toksisitas dan dapat ditoleransi baik pada seluruh subjek dengan hasil No Observed Adverse Effect Level (NOAEL) sebesar 5000 mg/ kgBB tikus selama 14 hari.5
Kata kunci: Mahkota Dewa; Phaleria macrocarpa; Nyeri Sendi; Asam Urat; Migrain.
Informasi Produk
Sido Muncul Natural Ricasid

Kemasan: Botol @ 100 capsules
Kandungan ekstrak:
- 200 mg Phaleria macrocarpa Fructus (Buah Mahkota Dewa)
- 100 mg Alii sativi Bulbus (Bawang putih)
- 100 mg Andrographis paniculata Herba (Sambiloto)
- 100 mg Curcuma domestica Rhizoma (Kunyit)
Indikasi: Secara tradisional digunakan untuk membantu meredakan pegal linu dan nyeri sendi
Aturan pakai: 3 x 2 kapsul sehari atau sesuai petunjuk dokter
No. Reg: TR 032 326 071
Peringatan:
- Tidak dianjurkan untuk wanita hamil dan menyusui
- Hindari pemakaian jika terjadi reaksi alergi
- Hati-hati mengkonsumsi produk ini bersama dengan obat pengencer darah (antikoagulan) dan jika akan menjalani operasi, segera konsultasikan ke dokter
- Hati-hati penderita tukak lambung
Daftar Pustaka
- Gambar: shutterstock.com
- Hendra R, Ahmad S, Oskoueian E, Sukari A, Shukor MY. Antioxidant, anti-inflammatory and cytotoxicity of Phaleria macrocarpa (Boerl.) Scheff Fruit. BMC Complement Altern Med. 2011;11:110. doi:10.1186/1472-6882-11-110.
- Rahmadi AR, Dewi S, Nawawi A, Adnyana IK, Gunadi R. Effectivity and safety of mahkota dewa fruit extract compared to meloxicam (Phaleria macrocarpa Fructus) on osteoarthritis. Indonesian Journal of Rheumatology. 2016; 8(1): 231057.
- Kusmiwiyati A. Pengaruh pemberian air rebusan mahkota dewa (Phaleria macrocarpa (Scheff) Boerl) terhadap kadar asam urat darah pada wanita menopause. Jurnal Kesehatan. 2017; 5(1): 40-4.
- Ahmad R, Khairul Nizam Mazlan M, Firdaus Abdul Aziz A, Mohd Gazzali A, Amir Rawa MS, Wahab HA. Phaleria macrocarpa (Scheff.) Boerl.: An updated review of pharmacological effects, toxicity studies, and separation techniques. Saudi Pharm J. 2023; 31(6)874-888. doi:10.1016/j.js s.2023.04.006.
- Wulijarni-Soetjipto N. Phaleria macrocarpa (Scheff.) Boerl. In: Brink M, Escobin RP, eds. Plant Resources of Southeast Asia No. 17: Fibre. PROSEA Foundation; 2003. Accessed April 8, 2026. https://www.prota4u.org/prosea.