Kata Pengantar
Pembaca yang budiman,
Sejak zaman Hipocrates, manusia telah memanfaatkan tumbuh-tumbuhan maupun senyawa kimia untuk pengobatan. Namun, praktik tersebut pada awalnya lebih banyak didasarkan pada pengalaman, tradisi dan spekulasi, tanpa landasan ilmiah yang kuat.
Perubahan besar terjadi pada tahun 1897, ketika Felix Hoffmann berhasil mensintesis Aspirin secara ilmiah. Sejak saat itu, pengobatan dengan bahan kimia berbasis penelitian, uji klinis, dan pembuktian ilmiah yang sistematis, berkembang pesat.
Namun di sisi lain, tumbuh-tumbuhan yang selama berabad-abad juga menjadi bagian penting dalam pengobatan, seperti kunyit, temulawak, daun kelor, dan jahe danlainlain, relatif tertinggal dalam pengembangan berbasis ilmu pengetahuan modern.
Hal ini menimbulkan pertanyaan mendasar: mengapa obat herbal tidak dikembangkan dan diteliti dengan pendekatan ilmiah yang sama seperti obat kimia?
Kesadaran inilah yang mendorong kami untuk memulai langkah nyata.
Pada tahun 2002, kami melakukan uji praklinis, meliputi uji toksisitas dan uji efektivitas, terhadap produk herbal kami, Tolak Angin yang dilanjutkan dengan pendekatan uji klinik berupa uji manfaat. Hasil yang diperoleh memberikan keyakinan bahwa obat herbal - keamanan dan khasiatnya- dapat dibuktikan secara ilmiah dan dipertanggungjawabkan secara medis.
Hasil uji tersebut di atas pada Tolak Angin, membuat kami yakin, untuk melanjutkan upaya yang sama pada beberapa produk - produk kami yang lain. Komitmen kami, untuk menghadirkan produk herbal yang tidak hanya berbasis tradisi, tetapi juga berbasis bukti.
Kami juga menyadari, bahwa sesungguhnya telah banyak penelitian mengenai tumbuh-tumbuhan yang dipublikasikan dalam jurnal ilmiah bereputasi internasional, tentang toksisitas, efektivitas dan mekanisme kerjanya. Sayangnya, kajian tersebut belum terintegrasi dengan baik sehingga sulit dipahami oleh masyarakat awam dan belum dapat dimanfaatkan secara optimal untuk membantu mengobati beberapa problem kesehatan.
Oleh karena itu, tim peneliti Sido Muncul bekerja sama dengan kalangan akademisi, melakukan riset berbasis literature review secara sistematis. Hasilnya kami tuangkan dalam bentuk kompendium Sido HerbalPedia, sebagai upaya menghimpun pengetahuan ilmiah mengenai tanaman herbal Indonesia dalam satu kesatuan yang utuh.
Kami juga meluncurkan portal digital "Sido HerbalPedia" agar masyarakat dapat mengakses informasi ini dengan lebih mudah. Melalui platform ini, kami ingin mendorong & mengedukasi tentang kesehatan yang holistik—bukan hanya berfokus pada pengobatan gejala (simptomatik).
Kami berharap platform ini dapat membantu masyarakat memahami peran obat herbal secara lebih ilmiah, memahami akar dari kondisi kesehatan yang dialami, serta menyadarkan setiap individu memiliki hak untuk hidup sehat.
Akhir kata, kami berharap upaya ini dapat menjadi kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, sehingga kehidupan yang lebih sehat dan bahagia dapat terwujud bagi lebih banyak orang.
Salam Hangat
IRWAN HIDAYAT