
Maca1
Lepidium meyenii (Maca) adalah tanaman herbal dari famili Brassicaceae yang akarnya secara tradisional digunakan sebagai makanan dan obat.3 Maca adalah tanaman berasal dari Peru yang telah dibudidayakan selama lebih dari 2000 tahun. Maca banyak tumbuh di Andes tengah antara ketinggian 4000 dan 4500 m. Secara tradisional, Maca telah digunakan selama berabad-abad sebagai bahan nutrisi, meningkatkan kesuburan, stimulan, meningkatkan energi, stamina, dan libido.6
Morfologi Maca
Tanaman Maca dicirikan oleh bagian atas tanah dan bagian bawah tanah. Bagian atas tanah berukuran kecil dan pipih. Bagian utama dan yang dapat dimakan dari tanaman ini adalah umbi seperti lobak yang membentuk hipokotil dan akar tanaman. Sumbu hipokotil-akar ini memiliki panjang 10–14 cm dan lebar 3–5 cm dengan warna yang bervariasi mulai dari putih kuning, ungu, hingga hitam.6
Kandungan Maca
Mengandung senyawa aktif macamides dan macanes yang memiliki aktivitas antioksidan dan antiinflamasi untuk mengatasi kelelahan dan kurang stamina.2
Khasiat Maca
Ekstrak Maca dapat membantu meningkatkan metabolisme energi dengan mengatur metabolisme karbohidrat, lipid serta pemecahan asam amino yang berperan dalam produksi energi sel.2 Selain itu, Maca dapat berperan dalam kesehatan hormon pria dan membantu meningkatkan kualitas sperma.4
Studi Literatur Stamina:
Subjek: 47 pria usia 18 - 53 tahun
Dosis penelitian: 2,1 g bubuk Maca/hari
Durasi: 28 hari
Hasil: Pria yang mengkonsumsi Maca selama 28 hari memiliki skor handgrip (mengukur otot pergelangan tangan) yang secara signifikan lebih tinggi jika dibandingkan dengan plasebo. Suplementasi Maca dapat mengurangi kelelahan, meningkatkan kekuatan, dan meningkatkan fungsi seksual pada pria yang sehat.3
Studi Literatur Kualitas Sperma:
Subjek: 20 pria sehat, usia 20–40 tahun
Dosis penelitian: 1,75 gram Maca per hari
Durasi: 12 minggu
Hasil: Maca dapat meningkatkan kualitas semen pada pria sehat karena terjadi peningkatan tren pada konsentrasi sperma dan motilitas sperma (pergerakan), meskipun perubahan hormon seperti testosteron tidak signifikan. 4
Keamanan
Maca umumnya aman, dengan efek samping yang jarang terjadi, didukung oleh studi praklinis yang menunjukkan toksisitas rendah dan toleransi yang baik terhadap manusia. Hasil dari beberapa studi pada manusia menunjukkan pemberian kapsul bubuk Maca secara oral 2 g hingga 3 g setiap hari, serta 3 g ekstrak Maca hingga 12 minggu tidak menimbulkan efek samping yang serius.5
Kata kunci: Lepidium meyenii; Maca; Meningkatkan Stamina; Meningkatkan Kualitas Sperma; Kesuburan Pria; Meningkatkan Energi
Daftar Pustaka
Gambar: www.istockphoto.com
Zhu H, Wang R, Hua H, Qian H, Du P. Deciphering the potential role of Maca compounds prescription influencing gut microbiota in the management of exercise-induced fatigue by integrative genomic analysis. Front Nutr. 2022;9:1004174. doi:10.3389/fnut.2022.1004174.
Lia M., Jiannine & Jose Antonio. The Effects of Lepidium Meyenii on Grip Strength, Fatigue, and Sexual Behavior. Journal of Exercise and Nutrition. 2019; 2 (1).
Melnikovova I, Fait T, Kolarova M, Fernandez EC, Milella L. Effect of Lepidium meyenii Walp. on Semen Parameters and Serum Hormone Levels in Healthy Adult Men: A Double-Blind, Randomized, Placebo-Controlled Pilot Study. Evid Based Complement Alternat Med. 2015 ;2015: 324369. doi:10.1155/2015/324369.
Ulloa dCN, Alvarado CD, Quiñones LDM, et al. Exploring the chemical and pharmacological variability of Lepidium meyenii: a comprehensive review of the effects of maca. Frontiers in Pharmacology. 2024; 15: 1360422. doi: 10.3389/fphar.2024.1360422.
Gonzales GF. Ethnobiology and Ethnopharmacology of Lepidium meyenii (Maca), a Plant from the Peruvian Highlands. Evid Based Complement Alternat Med. 2012; 193496. doi:10.1155/2012/193496.
