
Herbal Meniran1
Phyllanthus niruri Herba (Meniran) adalah tanaman liar yang banyak ditemukan di berbagai wilayah Indonesia. Meniran memiliki reputasi yang baik dalam sistem pengobatan herbal seperti Ayurveda India, Pengobatan Tradisional Tiongkok, dan Jamu Indonesia selama lebih dari 2000 tahun. Hal ini dikarenakan banyaknya manfaat kesehatan yang ditimbulkan seperti sakit kuning (liver), penambah nafsu makan, kesehatan pencernaan, asam urat dan batu ginjal.2
Morfologi Meniran
Herba Meniran terdiri dari batang, daun, bunga dan buah, batang bentuk bulat, kasar, beruas-ruas, daun majemuk berbwarna hijau hingga hinau kekuningan, berpasangan 10-13 pasang dalam satu ibu tangkai daun, kecil, bentuk bulat telur sampai bulat memanjang, pangkal runcing, tepi rata, ujung meruncing, bunga dan buah terdapat pada ketiak daun atau terlepas, buah bentuk bulat dengan liang buah yang jelas.9
Kandungan Meniran
Komponen bioaktif utama dari Meniran yaitu filantin, hipofilantin, flavonoid dan triterpenoid.3,4
Khasiat Meniran
Berdasarkan studi literatur, terdapat beberapa studi efikasi Meniran diantaranya untuk:
Kesehatan Liver
Ekstrak Meniran menunjukkan sifat antioksidan kuat yang membantu mengurangi stres oksidatif pada sel hati. Senyawa aktif dalam ekstrak daun Meniran membantu menjaga zat pelindung sel tetap aktif, sehingga sel hati lebih kuat dan tidak mudah rusak.2Studi Literatur:
Subjek: 100 pasien dengan diagnosis hepatitis alkoholik (usia 18–65 tahun)
Dosis penelitian: ekstrak Meniran dosis: 500 mg dua kali sehari yang setara dengan 1.000 g/hari.
Durasi: 4 minggu
Hasil: Terdapat peningkatan signifikan kadar antioksidan total dengan aktivitas perangsang nafsu makan pada kelompok Meniran. Secara umum, cedera hati umumnya dikaitkan dengan hilangnya nafsu makan.3
Kesehatan Pencernaan/ Maag
Kandungan senyawa aktif dari herba Meniran diketahui memiliki aktivitas sebagai agen gastroprotektif/ proteksi terhadap pencernaan melalui efek antioksidan dan antiinflamasi. Dengan perlindungan ini, dinding lambung menjadi tidak mudah iritasi atau terluka. Selain itu, Meniran juga membantu menekan reaksi peradangan yang bisa merusak jaringan lambung.4,5Studi Literatur:
Penelitian in vivo telah menunjukkan bahwa ekstrak daun Meniran secara signifikan melindungi terhadap cedera mukosa lambung tikus. Terdapat pengurangan signifikan pada area tukak dan peningkatan kekuatan lapisan mukosa lambung dibandingkan dengan kelompok yang tidak menerima ekstrak.5
Asam urat
Senyawa aktif dari Meniran dapat membantu menurunkan produksi asam urat di tubuh dengan cara menghambat enzim pembentuk asam urat (xanthine oxidase). Selain itu, Meniran membantu mengeluarkan pembuangan kelebihan asam urat lewat urin (efek urikosurik).6Studi Literatur:
Subjek: 56 pasien dengan batu ginjal <10 mm (usia 18-60 tahun)
Dosis: Seduhan herba Meniran kering 4,5 g/250 ml air mendidih (per sachet). Dikonsumsi dua sachet/hari.
Durasi: 12 minggu
Hasil: Terjadi peningkatan pembuangan magnesium dan kalium melalui urin yang menyebabkan penurunan oksalat dan asam urat urin yang signifikan. Konsumsi Meniran berkontribusi pada eliminasi batu urin.7
Keamanan
Dari hasil studi literatur Meniran telah terbukti efektif dan aman pada manusia tanpa menimbulkan efek samping signifikan.3,7 Selain itu sebuah studi klinis terkini menunjukkan bahwa konsumsi rutin Meniran pada manusia dalam jangka panjang (hingga satu tahun) aman dan tidak menimbulkan tanda toksisitas pada hati.8
Kata kunci: Phyllanthus niruri; Meniran; Filantin; Hipofilantin; Melindungi Fungsi Hati; Kesehatan Pencernaan; Maag; Asam Urat
Daftar Pustaka
Gambar: shutterstock.com
Ezzat MI, Okba MM, Ahmed SH, et al. In-depth hepatoprotective mechanistic study of Phyllanthus niruri: In vitro and in vivo studies and its chemical characterization. PLoS One. 2020;15(1):e0226185. doi:10.1371/journal.pone.0226185.
Sowjanya K, Girish C, Bammigatti C, Prasanna Lakshmi NC. Efficacy of Phyllanthus niruri on improving liver functions in patients with alcoholic hepatitis: A double-blind randomized controlled trial. Indian J Pharmacol. 2021;53(6):448-456. doi:10.4103/ijp.IJP_540_20.
Mostofa R, Ahmed S Begum MM, et al. Evaluation of anti-inflammatory and gastric anti-ulcer activity of Phyllanthus niruri L. (Euphorbiaceae)
leaves in experimental rats. BMC Complement Altern Med. 2017;17(1):267. doi:10.1186/s12906-017-1771-7.
Abdulla M.A et al., Gastroprotective effect of Phyllanthus niruri leaf extract against ethanol-induced gastric mucosal injury in rats, African
Journal of Pharmacy and Pharmacology. 2011;4 (5): 226 - 230.
Murugaiyah V, Chan KL. Mechanisms of antihyperuricemic effect of Phyllanthus niruri and its lignan constituents. J Ethnopharmacol. 2009; 124(2): 233-239. doi:10.1016/j.jep.2009.04.026
Pucci ND, Marchini GS, Mazzucchi E, et al. Effect of Phyllanthus niruri on metabolic parameters of patients with kidney stone: a perspective for disease prevention. Int Braz J Urol. 2018;44(4):758-764. doi:10.1590/S1677-5538.IBJU.2017.0521.
Abu Hassan MR, Hj Md Said R, Zainuddin Z, et al. Effects of one-year supplementation with Phyllanthus niruri on fibrosis score and metabolic markers in patients with non-alcoholic fatty liver disease: A randomized, double-blind, placebo-controlled trial. Heliyon. 2023; 9(6): e16652. doi:10.1016/j.heliyon.2023.e16652.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Farmakope Herbal Indonesia Edisi II. Kementerian Kesehatan RI; 2017.


