
Licorice1
Glycyrrhiza glabra Radix (Licorice) sering disebut pula dengan Akar Manis karena memiliki rasa yang manis. Sejarah penggunaan Licorice telah ada sebelum zaman Yunani dan Romawi. Praktisi pengobatan tradisional Barat dan Tiongkok kuno menggunakan Licorice dalam meredakan berbagai penyakit, termasuk penyakit yang berkaitan dengan pencernaan.5
Morfologi Licorice
Tanaman Licorice termasuk dalam tumbuhan herba liar dengan tinggi antara 50-125 cm. Memiliki cabang-cabang dengan bunga berwarna ungu hingga biru, tangkai daun kecil dan kelopak majemuk dengan pustula kelenjar dan mahkota bunga tidak menyatu dan bagian atas berbentuk paruh dan buah berbentuk kaki dengan panjang. Memiliki akar rimpang panjang dan batang tipis, cabang akar utama di bawah tanah hingga kedalaman lebih dari 1 meter dan cabang dari akar utama, yang merupakan batang horizontal hingga 180 cm panjangnya.6
Kandungan Licorice
Mengandung glikosida triterpen glycyrrhizin (juga dikenal sebagai asam glycyrrhizic atau glycyrrhizinic acid) sebagai zat aktif utamanya, dengan konsentrasi berkisar antara 1% hingga 24% tergantung pada sumber dan metode pengujian.3
Khasiat Licorice
Licorice membantu melindungi lambung dengan cara meningkatkan produksi lendir pelindung pada dinding lambung. Selain itu, Licorice juga merangsang pelepasan zat alami (sekretin) yang membantu mencegah dan menyembuhkan tukak/ luka pada lambung.2,3
Studi Literatur:
Subjek: 20 responden dengan riwayat gastritis/sakit lambung (usia 21-60 tahun)
Dosis penelitian: Bubuk Licorice 2 gram 3x sehari
Durasi: 2 minggu
Hasil: Licorice efektif dalam mengurangi semua gejala secara signifikan pada penderita gastritis meliputi kelelahan, bersendawa dengan rasa pahit atau asam, sensasi terbakar di dada dan tenggorokan.4
Keamanan
Dari hasil studi literatur Licorice telah terbukti efektif dan aman pada manusia pada dosis moderat tanpa menimbulkan efek samping signifikan.4 Ekstrak Licorice dan glycyrrhizin telah disetujui penggunaannya dalam makanan oleh FDA, Dewan Eropa, dan Komite Ahli Gabungan FAO/WHO untuk Bahan Tambahan Pangan. Licorice juga telah dimasukkan dalam daftar Generally Recognized as Safe (GRAS).5
Kata kunci: Glycyrrhiza glabra; Licorice; Glycyrrhizin; Kesehatan Pencernaan; Melindungi Lambung; Tukak Lambung; Maag; Gerd; Memelihara Imunitas; Daya Tahan Tubuh; Meningkatkan Imun; Imunomodulator
Daftar Pustaka
Gambar: shutterstock.com
Heber, D, Joerg G, Thomas B, Christof J. Physicians Desk Reference (PDR) for Herbal Medicines. 4th edition. Thomson Healthcare; 2007. ISBN 1-56363-678-6.
Khan IA, Abourashed EA. Leung's Encyclopedia of Common Natural Ingredients: Used in Food, Drugs and Cosmetics. 3rd Edition. Wiley Publisher; 2014. ISBN 9881607418.
Schulz RM, Ahuja NK, Slavin JL. Effectiveness of Nutritional Ingredients on Upper Gastrointestinal Conditions and Symptoms: A Narrative Review. Nutrients. 2022;14(3):672. doi:10.3390/nu14030672.
Isbrucker, RA., et al.Risk and safety assessment on the consumption of Licorice root (Glycyrrhiza sp.), its extract and powder as a food ingredient, with emphasis on the pharmacology and toxicology of glycyrrhizin. Regulatory Toxicology and Pharmacology. 2006; 46 (3): 3: 167-192.
Alahin ASYAB. Morphological and Anatomical Study of the Glycyrrhiza glabra Plant in the Zab District-Hawija District-Kirkuk Governorate. South Asian Res J Agri Fish, 2025, 7.1: 19-24.

