Login

Lanjutkan ke halaman login Sidopedia yang aman.

Anda akan diarahkan ke layanan autentikasi kami yang aman untuk masuk, lalu dikembalikan ke halaman ini.

Or

Daftar

Buat akun Sidopedia Anda melalui halaman pendaftaran yang aman.

Pendaftaran ditangani oleh Keycloak. Anda akan diarahkan untuk membuat akun lalu dikembalikan ke halaman ini.

Or

Logout

Apakah Anda yakin ingin keluar dari Sidopedia?

Kembali

ECHINACEA

image52.png

Echinacea1

Echinacea merupakan tanaman yang berasal dari Amerika Utara. Dalam sejarah, Echinacea pertama kali dimanfaatkan oleh penduduk asli suku Indian. Bagian akarnya telah banyak dimanfaatkan sebagai agen imunostimulan (meningkatkan daya tahan tubuh). Echinacea telah dikenal luas sebagai obat herbal untuk mencegah dan menangani infeksi virus dan bakteri terutama pada saluran pernapasan atas.5

Morfologi Echinacea

Echinacea berasal dari kata Yunani “echinos”, yang berarti landak laut atau landak. Nama ini berasal dari duri-duri pada kepala bunganya yang membentuk kerucut. Spesies Echinacea adalah tumbuhan herba abadi yang tingginya mencapai 10–60 cm. Batangnya tumbuh dari akar tunggang vertikal (E. angustifolia) atau akar serabut bercabang (E. purpurea). Setiap bunga atau unit kepala yang mirip bunga aster merupakan kumpulan dari banyak kuntum bunga kecil. Warna kuntum bunga berkisar dari putih, merah muda hingga ungu tua.6

Kandungan Echinacea

Sebagian besar efek regulasi imun dari Echinacea dikaitkan dengan senyawa alkamida, turunan asam kafeat (contoh echinacoside), dan polisakarida.2

Khasiat Echinacea

Senyawa bioaktif dari Echinacea dapat meningkatkan aktivitas sel imun yang berperan penting dalam mengidentifikasi dan membasmi sel yang terinfeksi. Selain itu, senyawa Echinacea merangsang produksi molekul pemberi sinyal dalam pertahanan tubuh sehingga lebih efektif dalam melawan infeksi virus.3

Studi Literatur:

image93.png

Mekanisme Echinacea terhadap aktivitas anti peradangan dan memelihara imunitas tubuh.3

Data meta analisis terhadap 14 studi

  • Subjek: 1.630 orang yang mengalami flu/ common cold
  • Dosis penelitian: ekstrak Echinacea 100 - 900 mg/ hari
  • Durasi: 10 hari - 8 minggu
  • Hasil:.   Hasil meta-analisis menunjukkan bahwa Echinacea menurunkan kemungkinan pasien tertular flu hingga 58%. Echinacea juga ditemukan dapat mengurangi durasi flu hingga 1,4 hari.2

Data sistematik review terhadap 13 studi klinis

  • Subjek: 1.464 orang usia 17-81 tahun dalam kondisi sehat maupun sedang terinfeksi virus
  • Dosis penelitian: 100 mg - 1.518 mg ekstrak/ hari
  • Durasi: 1 - 28 hari
  • Hasil: Suplementasi Echinacea menunjukkan aktivitas menyeimbangkan sistem imun yang dapat dikaitkan dengan regulasi sitokin inflamasi. Tidak terdapat penelitian yang melaporkan adanya kasus badai sitokin. Secara keseluruhan, Echinacea cenderung memberikan efek positif bagi sistem imun dan dapat menghambat molekul yang berperan dalam perburukan COVID-19 berat.4

Keamanan

Dari hasil studi literatur tersebut, Echinacea secara umum dianggap aman, dengan efek samping yang jarang terjadi. Sebagian besar subjek mengalami sedikit efek samping ringan seperti ketidaknyamanan perut atau iritasi kulit.3 Individu dengan gangguan autoimun atau yang sedang menggunakan obat imunosupresif (menekan imun tubuh) disarankan untuk menghindari Echinacea karena risiko interaksi.

Kata kunci: Echinacea; Memelihara Imunitas; Daya Tahan Tubuh; Flu; Infeksi Virus dan Bakteri

Informasi Produk

Sido Muncul Natural Echinacea

image167.png

Kemasan:  Botol @ 30 vegetable capsules

Kandungan Ekstrak: Echinacea angustifolia Radix ekstrak 100 mg

Indikasi: Membantu memelihara daya tahan tubuh

Aturan pakai: 1 kapsul, 1-3x sehari atau sesuai petunjuk dokter

No. Reg: TR 092 303 931

Peringatan:

  • Hentikan pemakaian jika terjadi reaksi alergi
  • Tidak dianjurkan digunakan pada wanita hamil dan menyusui
  • Konsultasikan dengan dokter jika digunakan bersama obat lain

Interaksi:  Tidak boleh digunakan bersama dengan produk immunosuppresan

Kontraindikasi: Tidak boleh digunakan oleh penderita multiple sklerosis, penyakit kolagen, leukosis, tuberkolusis, AIDS dan penyakit autoimuin.

Daftar Pustaka

  1. Gambar: https://www.canva.com/
  2. Shah SA, Sander S, White CM, Rinaldi M, Coleman CI. Evaluation of Echinacea for the prevention and treatment of the common cold: a meta-analysis. Lancet Infect Dis. 2007;7(7):473-480. doi:10.1016/S1473-3099(07)70160-3.
  3. Ahmadi F. Phytochemistry, Mechanisms, and Preclinical Studies of Echinacea Extracts in Modulating Immune Responses to Bacterial and Viral Infections: A Comprehensive Review. Antibiotics (Basel). 2024;13(10):947. doi:10.3390/antibiotics13100947.
  4. Aucoin M, Cardozo V, McLaren MD, et al. A systematic review on the effects of Echinacea supplementation on cytokine levels: Is there a role in COVID-19?. Metabol Open. 2021;11:100115. doi:10.1016/j.metop.2021.100115.
  5. Chevallier A. Encyclopedia of Herbal Medicine. 3rd ed. DK Publishing; 2016. ISBN: 978-1-4654-4981-8.
  6. Mistríková I, Vaverková Š. Morphology and anatomy of Echinacea purpurea, E. angustifolia, E. pallida and Parthenium integrifolium. Biologia. 2007; 62(1): 2-5. doi: 10.2478/s11756-007-0006-7

Ask Sido

Sido Dokter

Holistic Health Care

Edukasi Kesehatan Holistik

Si Herbie

SiHerbie

Your Smart Herbal Assistant

Herbie Mascot