
Daun Mint1
Mentha arvensis (Daun Mint), disebut juga dengan japanese mint adalah spesies herba Mint yang berasal Jepang, dan dibudidayakan secara luas di daerah beriklim sedang di Eropa dan Asia barat dan tengah, ke timur hingga Himalaya dan Siberia timur.2 Dalam budaya barat, jenis mint oil seperti peppermint dan spearmint oil digunakan sebagai stimulan, meredakan sakit kepala dan migrain yang terkait dengan masalah pencernaan.3,8
Morfologi Daun Mint
Tanaman Mint adalah herba aromatik yang dapat menjalar dan tumbuh hingga sekitar 60 cm. Daunnya tersusun berhadapan, berbentuk lanset, dengan tepi bergerigi. Permukaan atas daun sedikit berbulu, sedangkan bagian bawahnya halus. Daunnya kecil dengan tangkai pendek, dan tidak memiliki daun pelindung khusus.9
Kandungan Daun Mint
Daun Mint mengandung 1-2% essential oil dengan komposisi terbesar adalah menthol. Karena konsentrasi menthol yang tinggi, minyak daun Mint jepang seringkali menjadi bahan dasar produksi menthol murni.3
Khasiat Daun Mint
Pemanfaatan mint oil sangat luas, secara tradisional digunakan sebagai aromatik, perangsang nafsu makan, stimulan, antiseptik, mengatasi gangguan pencernaan, gejala flu/pilek, dan pereda nyeri.3
- Nyeri Haid
- Subjek: 30 remaja putri dengan dismenore (nyeri haid)
- Dosis: 5-10 daun Mint segar yang diekstraksi dengan 450 ml air
- Durasi: 1x pemberian saat nyeri haid, penilaian dilakukan setelah diberi intervensi di hari yang sama
- Hasil: Ekstrak Mentha arvensis secara signifikan mengurangi tingkat nyeri menstruasi dibandingkan kondisi sebelum perlakuan. Selain itu keluhan pusing selama haid juga mengalami penurunan.4
- Anti mual
- Subjek: 10 ibu hamil, usia 18-38 tahun dengan keluhan mual muntah (morning sickness)
- Dosis: 1 gram bubuk teh daun Mint diseduh dalam 150 ml air hangat, 2x sehari
- Durasi: 4 hari
- Hasil: Pengurangan rasa mual muntah yang biasanya dialami oleh ibu hamil pada pagi hari. Ibu hamil menyatakan terdapat aroma yang nyaman dan perut terasa lebih baik setelah mengkonsumsi minuman teh Mint.5
- Melegakan pernapasan
Terdapat case study pada Tn. A (pasien TB Paru di RSUD Dr. Soekardjo) yang diberikan terapi inhalasi aromaterapi daun Mint selama 3 hari. Terapi dilakukan dengan inhalasi sederhana yaitu menghirup uap hangat dari air mendidih
(suhu 42-44°C) yang telah dicampur dengan aroma terapi daun Mint. Pemberian inhalasi sebanyak 1x sehari dengan durasi 5 menit. Setelah 3 hari sesak berkurang dan frekuensi napas membaik dari awalnya 27x/menit menjadi 22x/menit. Aroma daun Mint memiliki sifat relaksasi yang dapat membantu mengurangi ketegangan pada saluran napas dan otot-otot pernapasan.6
Keamanan
Daun Mint relatif aman dan tidak menimbulkan bahaya kesehatan dengan pemberian dosis terapeutik yang tepat. Mentol, komponen utama mint oil, dapat menyebabkan reaksi alergi (misalnya, dermatitis kontak, kemerahan, dan sakit kepala) dan keluhan lambung pada pasien yang rentan.3,7
Kata kunci: Mentha arvensis; Daun Mint; Menthol; Anti Nyeri; Sakit Kepala; Anti Mual; Melegakan Pernapasan
Informasi Produk
Sido Muncul Natural Tolak Angin Mint

Kemasan: Botol @ 30 kapsul lunak
Kandungan Ekstrak:
- 157 mg ekstrak bahan Tolak Angin: Oryza Sativa 20%, Foeniculum vulgare Fructus 10%, Helicteres isora Fructus 10%, Eugenia caryophyllata Folium 10%, Mentha arvensis Herba, Zingiber officinale Rhizoma, Amomum compactum Fructus, Myristica fragrans Semen, Cinnamomum burmannii Cortex, Centella asiatica Herba, Parkia roxburghii Seneb, Usnea misaminensis Thallus.
- 195 mg Peppermint Oil
Indikasi & aturan pakai:
- Masuk angin dengan gejala kembung, mual, sakit perut/diare, pusing, meriang, dan tenggorokan kering : 3-4 kapsul/hari
- Daya tahan tubuh: 2 kapsul setiap hari selama 7 hari atau lebih
- Baik diminum saat perjalanan jauh: 1 kapsul atau 1-3 kapsul pada waktu mabuk perjalanan.
- Kecapaian, kurang tidur: 1 kapsul
No. Reg: TR 192 325 251
Peringatan: Tidak direkomendasikan bagi wanita hamil
Tolak Angin Cair

Kemasan: Box @ 12 sachet @ 5 sachet
Kandungan Ekstrak:
- 5,67 g ekstrak bahan Tolak Angin: 15 ml campuran madu dan ekstrak Tolak Angin: Oryza Sativa (Beras) 20%, Foeniculli vulgare Fructus (Adas) 10%, Helicteres Isorae Fructus (Kayu Ules) 10%, Eugenia caryophylli Folium (Daun Cengkeh) 10%, Menthae arvensitis Herba (Poko) 10%, Zingiberis officinale Rhizoma (Jahe), Myristicae Semen (Pala), Amomi Fructus (Kapulogo), Cinnamomum Burmanni Cortex (Manis Jangan), Centellae Herba (Pegagan), Parkiae Semen (Kedawung), Usneae Thallus (Kayu Angin)
- Mel depuratum (Madu)
Indikasi & aturan pakai:
- Masuk angin dengan gejala kembung, mual, sakit perut/diare, pusing, meriang, dan tenggorokan kering : 3-4 sachet/ hari
- Daya tahan tubuh: 2 sachet setiap hari selama 7 hari atau lebih
- Baik diminum saat perjalanan jauh: sachet kapsul atau 1-3 sachet pada waktu mabuk perjalanan.
- Kecapaian, kurang tidur: 1 sachet
No. Reg: TR 072670571
Peringatan: Tidak direkomendasikan bagi wanita hamil
Tolak Angin Batuk

Kemasan: Sachet @15 ml
Kandungan herbal:
- Ekstrak Tolak Angin setara 5 g bahan terdiri dari Oryza Sativa Foeniculum vulgare Fructus 0,5 g, Helicteres isora Fructus 0,5 g, Eugenia caryophyllata Folium 0,5 g, Mentha arvensis Herba 0,5 g, Zingiber officinale Rhizoma, Amomum compactum Fructus, Myristica fragrans Semen, Cinnamomum burmannii Cortex, Centella asiatica Herba, Parkia roxburghii Semen, Usnea misaminensis Thallus
- Kaempferia galanga Rhizoma 15 mg
- Glycyrrhiza glabra Radix 23 mg
- Thymus vulgaris Herba 83 mg
- Valeriana officinalis Radix 33 mg
- Peppermint 10 mg
- Madu, Royal Jelly, dan bahan-bahan lain hingga 15 ml
Indikasi: Membantu meredakan batuk berdahak, membantu melegakan tenggorokan
Aturan pakai: Dewasa: diminum 3 sachet setiap hari setelah makan. Kocok dahulu sebelum minum
No. Reg: TR. 022 617 281
Peringatan perhatian:
- Tidak boleh mengemudi atau mengoperasikan mesin yang membutuhkan konsentrasi tinggi
- Hindari penggunaan bersama dengan alkohol atau bahan sedatif lain
- Hindari penggunaan pada anak-anak di bawah 12 tahun, wanita hamil atau menyusui
Daftar Pustaka
- Gambar: https://nationalorganics.com.np/product/mentha-essential-oil/
- Thawkar, Baban, et al.Phytochemical and pharmacological review of Mentha arvensis. International Journal of Green Pharmacy. 2016; 10(2): 71-76.
- Khan IA, Abourashed EA. Leung's Encyclopedia of Common Natural Ingredients: Used in Food, Drugs and Cosmetics. 3rd Edition. Wiley Publisher; 2014. ISBN 9881607418.
- Haryanto W. Efektivitas Pemberian Ekstrak Daun Mint (Mentha Arvensis Linn.) dan Teknik Relaksasi Nafas Dalam terhadap Tingkat Nyeri Menstruasi pada Remaja Putri. Jurnal Kesehatan Kusuma Husada. 2020: 9-16. 10.34035/jk.v12i1.473.
- Harahap HP, Oktafirnanda Y, Manggabarani S. Efektivitas serbuk jahe, aromaterapi lemon, teh daun mint terhadap emesis gravidarum trimester 1. Jurnal Riset Kebidanan Indonesia. 2020; 4(2): 84-90
- Nurfadillah D, Brahmantia B, Badrudin U. Penerapan Inhalasi Sederhana Daun Mint Untuk Mengurangi Napas Terhadap Pasien TB Paru Pads Tn. A Di Ruang Aster RSUD Dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya. SENAL: Student Health Journal. 2026; 3(1): 186-196.
- Heber, D, Joerg G, Thomas B, Christof J. Physicians Desk Reference (PDR) for Herbal Medicines. 4th edition. Thomson Healthcare; 2007. ISBN 1-56363-678-6.
- Chevallier A. Encyclopedia of Herbal Medicine. 3rd ed. DK Publishing; 2016. ISBN: 978-1-4654-4981-8.
- La Dinh Moi. Mentha arvensis L. In: de Padua LS, Bunyapraphatsara N, Lemmens RHMJ, eds. Plant Resources of South-East Asia No. 12(1): Medicinal and Poisonous Plants 1. PROSEA Foundation; 1999. Accessed April 11, 2026. Available from: http://prota4u.org/prosea.