Login

Lanjutkan ke halaman login Sidopedia yang aman.

Anda akan diarahkan ke layanan autentikasi kami yang aman untuk masuk, lalu dikembalikan ke halaman ini.

Or

Daftar

Buat akun Sidopedia Anda melalui halaman pendaftaran yang aman.

Pendaftaran ditangani oleh Keycloak. Anda akan diarahkan untuk membuat akun lalu dikembalikan ke halaman ini.

Or

Logout

Apakah Anda yakin ingin keluar dari Sidopedia?

Kembali

KUNYIT

image19.jpg

Rimpang Kunyit11

Curcuma domestica / Curcuma longa (Kunyit) adalah tanaman asli Indonesia yang telah digunakan sejak dahulu untuk mengatasi gangguan lambung seperti kembung, maag, dan masalah pencernaan lainnya.1 Selain untuk obat, pemanfaatan Kunyit juga sangat melekat dengan kehidupan kita sehari-hari sebagai bumbu masak dan pewarna makanan.  

Morfologi Rimpang Kunyit

Rimpang Kunyit berwarna jingga sampai kemerahan atau kecoklatan. Bentuk rimpang bulat telur dan mempunyai anak rimpang. Rimpang terdiri dari rimpang induk dan rimpang cabangbersatu dalam bonggol, bentuk lonjong.2

Kandungan Kunyit

Rimpang Kunyit mengandung senyawa aktif yaitu Kurkuminoid yang terdiri dari Kurkumin sebanyak 10%, desmetoksikurkumin 1-5%, dan bisdesmetoksikurkumin. Di antara senyawa tersebut, Kurkumin merupakan senyawa paling banyak diteliti dan sering dijadikan sebagai senyawa standar untuk mengukur kualitas rimpang Kunyit.2

Khasiat Kunyit

  1. Kesehatan Pencernaan/ Maag

Kunyit memiliki aktivitas gastroprotective yaitu melindungi lapisan mukosa pada lambung sehingga dapat membantu mengurangi iritasi lambung.1 Kandungan Kurkumin dalam Kunyit juga membantu memperbaiki kerusakan akibat asam lambung yang naik ke kerongkongan, mengurangi peradangan pada lambung, dan melawan bakteri penyebab sakit maag (Helicobacter pylori).3

Studi literatur:

  • Subjek: 132 pasien functional dyspepsia (sakit lambung seperti kembung dan nyeri ulu hati tanpa penyebab jelas)  
  • Dosis penelitian: Kurkumin (4x sehari @500 mg) dibandingkan Omeprazole (1x sehari @20 mg)
  • Durasi: 4 minggu
  • Hasil: Diperoleh skor kepuasan lebih tinggi pada kelompok Kurkumin dibandingkan dengan kelompok omeprazole walaupun tidak signifikan. Kurkumin dapat memperbaiki gejala dispepsia, meningkatkan kualitas hidup, dan memberikan kepuasan yang setara dengan Omeprazole dalam pengobatan functional dyspepsia.4
  •               Mekanisme kerja kurkumin dalam perlindungan esofagus dan lambung 10    
    image41.png
  1. Anti Peradangan

Kurkumin bekerja sebagai antiinflamasi dengan menekan aktivitas zat pemicu peradangan di tubuh. Kurkumin juga menghambat jalur reaksi peradangan di dalam sel.5 Melalui efek anti inflamasinya yang kuat, Kurkumin bermanfaat untuk membantu mengatasi berbagai penyakit akibat peradangan seperti radang sendi, nyeri, pegal linu.

Studi literatur:

  • Subjek: 45 pasien Rheumatoid arthritis (Peradangan sendi), usia 18-65 tahun
  • Dosis penelitian: Kurkumin (2x sehari @500 mg) dibandingkan Natrium Diklofenak 2x sehari @50 mg
  • Durasi: 8 minggu
  • Hasil:  Kurkumin menunjukkan hasil yang signifikan pada perbaikan gejala Rheumatoid arthritis seperti bengkak dan nyeri sendi dibandingkan Natrium Diklofenak. Kurkumin secara umum aman dan dapat ditoleransi dengan baik pada sebagian besar subjek dan tidak menimbulkan efek samping.6
  1. Antioksidan

Kunyit dan kandungan Kurkuminnya memiliki efek antioksidan kuat, kurang lebih sebanding dengan vitamin C dan E. Kurkumin membantu tubuh menetralisir zat berbahaya seperti radikal bebas dan oksigen reaktif yang bisa merusak sel. Dengan begitu, Kurkumin dapat melindungi organ penting seperti otak, hati, dan ginjal dari kerusakan akibat stres oksidatif.7

Studi literatur:

  • Subjek: 46 pasien NAFLD (Non alcoholic Fatty Liver Disease) usia 20 – 60 tahun
  • Dosis penelitian: Bubuk Kunyit (6x sehari @500 mg)
  • Durasi: 12 minggu
  • Hasil: Konsumsi Kunyit dapat mengurangi komplikasi penyakit NAFLD (penyakit hati akibat gangguan metabolisme). Hal ini diamati dari menurunnya kadar gula darah, dan hormon yang mengatur metabolisme lemak serta energi, yaitu insulin dan leptin. Dengan menurunnya parameter tersebut, fungsi hati menjadi lebih baik karena penumpukan lemak di hati dapat berkurang.8
  1. Imunitas

Kurkumin dapat membantu menyeimbangkan sistem imun dengan menurunkan sel proinflamasi memengaruhi kerja sel imun tubuh seperti sel T helper dan sel T regulator. Dengan demikian, sistem imun menjadi lebih terkontrol dan tidak merusak jaringan tubuh.12

  • Subjek:  ± 480 pasien COVID-19    
  • Dosis penelitian:  80-950 mg/hari    
  • Durasi    2–3 minggu
  • Hasil: Pemberian curcumin pada pasien COVID-19 terbukti dapat menurunkan peradangan dalam tubuh, meningkatkan jumlah sel imun (limfosit), serta membantu mengurangi keparahan gejala dan mempercepat pemulihan.12

Sebesar 80% sistem kekebalan tubuh terdapat dalam saluran pencernaan. Artinya, saluran cerna bukan hanya berfungsi untuk menyerap nutrisi, tetapi juga sebagai benteng pertahanan pertahanan alami tubuh untuk mencegah masuknya virus, bakteri, dan senyawa patogen (penyebab penyakit).13 Pada salah satu penelitian, konsumsi Kurkumin terbukti dapat meningkatkan jumlah dan keragaman bakteri baik di usus secara signifikan, bahkan hingga sekitar 69%,

dibandingkan dengan plasebo yang justru mengalami penurunan.14 Keragaman mikrobiota usus ini dapat mendukung keseimbangan sistem imun.7

Keamanan

Berdasarkan studi literatur, kunyit telah menunjukkan efektivitas dan keamanan pada manusia. Namun, salah satu keterbatasannya adalah bioavailabilitas yang relatif rendah di dalam tubuh. Untuk meningkatkan penyerapan dalam tubuh, salah satu caranya adalah dikombinasikan dengan bahan larut lemak/lipid maupun penambahan piperin dari lada hitam, yang diketahui dapat mengoptimalkan pemanfaatannya dalam tubuh.7,12

Kunyit masuk ke dalam Formularium Obat Herbal Asli Indonesia [Peraturan Menteri Kesehatan RI No. 6 Tahun 2016] dengan indikasi Gastritis, Dislipidemia, Hepatoprotektor, dan lain sebagainya.8 FDA mengklasifikasi sebagai Generally Recognized as Safe (GRAS). Tidak ada efek toksik setelah pemberian oral 8.000 mg atau 2,2 g tumerik (setara 180 mg Kurkumin) per hari selama 4 bulan.9

Kata kunci: Kunyit; Kurkumin; Maag; Melindungi Lambung; Anti Peradangan; Antioksidan

Informasi Produk

Sido Muncul Natural Sari Kunyit

offset_355676.jpg

Kemasan:  Botol @ 50 vegetable capsules

image35.png

Kandungan Ekstrak:  500 mg Curcuma domestica Rhizoma Extract (Rimpang Kunyit) dari 40 g Kunyit segar; terstandar Kurkuminoid 100 mg

Indikasi: Membantu meredakan gangguan lambung

Aturan pakai: 3 x 2 kapsul per hari,  atau sesuai petunjuk dokter

No. Reg: TR 092 301 711

Peringatan: Tidak dianjurkan untuk wanita hamil


Sido Muncul Natural Sari Kunyit Plus

image145.png

Kemasan: Botol @ 50 mini soft capsules

Kandungan Ekstrak:  

  • 100 mg Curcuma domestica Rhizoma Extract (Kunyit); terstandar 95% Curcuminoid
  • 3 mg Piper nigrum Semen (Black Pepper)

Indikasi: Membantu meredakan gangguan lambung seperti perut kembung, mual, muntah, dan rasa perih di ulu hati

Aturan pakai: 3 x 2 kapsul per hari  atau  sesuai petunjuk dokter

No. Reg: TR 223 051 591

Peringatan: Tidak direkomendasikan bagi  wanita hamil


Sido Muncul Natural Ricasid

Kemasan: Botol @ 100 capsules

Kandungan ekstrak:  

  • 200 mg Phaleria macrocarpa Fructus (Buah Mahkota Dewa)
  • 100 mg Alii sativi Bulbus (Bawang putih)
  • 100 mg Andrographis paniculata Herba (Sambiloto)
  • 100 mg Curcuma domestica Rhizoma (Kunyit)

Indikasi: Secara tradisional digunakan untuk membantu meredakan pegal linu dan nyeri sendi

Aturan pakai: 3 x 2 kapsul sehari atau sesuai petunjuk dokter

No. Reg: TR 032 326 071

Peringatan:  

  • Tidak dianjurkan untuk wanita hamil dan menyusui
  • Hindari pemakaian jika terjadi reaksi alergi
  • Hati-hati mengkonsumsi produk ini bersama dengan obat pengencer darah (antikoagulan) dan jika akan menjalani operasi, segera konsultasikan ke dokter
  • Hati-hati penderita tukak lambung

ESEMAG

image59.png
image48.jpg

Kemasan:  

  • Catch Cover @ 6 tablet kunyah
  • Dus @ 12 sachet

Kandungan Ekstrak:

  • 500 mg Curcuma domestica Rhizoma (Kunyit)
  • 20 mg Glycyrrhiza glabra Radix (Licorice)
  • 50 mg Phyllanthus niruri Herba (Meniran)
  • Mel depuratum (Madu) (Khusus Esemag Sachet)

Indikasi: Membantu meringankan gangguan lambung seperti mual, muntah, rasa perih/ tidak enak di ulu hati.

Aturan pakai: Dianjurkan meminum segera pada saat timbul gejala & dilanjutkan 1 - 2 jam sebelum makan atau sesudah makan dan sebelum tidur
Dewasa: 3 x 1 tablet/ sachet per hari
Anak usia 6-12 tahun: 3 x ½ tablet perhari atau sesuai anjuran dokter

No. Reg:

  • TR 142678931 (Sachet)
  • TR 225036681 (Tablet kunyah)

Peringatan:  Hati-hati digunakan pada orang yang memiliki riwayat alergi terhadap produk lebah atau turunannya. Hubungi dokter bila sakit berlanjut


Sido Muncul Natural Female

image36.png

Kemasan: Botol @ 30 kapsul

Kandungan Ekstrak:

  • 350 mg ekstrak campuran setara dengan simplisia 2.5 g  yang terdiri dari: Curcuuma xanthorrhiza Rhizoma 10.57%, Zingiber aromatica Rhizoma 10.57%, Melaleuca leucadendra Fructus 10.57%, Pluchea indica Folium 8.29%, Elephantopus scaber Folium 7.43%, Orthosiphon aristatus Folium 7.43%, Abrus precatorius Folium 7.43%, Foeniculum vulgare Fructus, Alyxia reinwardtii Cortex, Punica granatum Pericarpium, Kaempferia angustifolia Rhizoma, Zingiber purpureum Rhizoma, Curcuma domestica Rhizoma, Cuminum cyminum Fructus, Piper betle Folium
  • 14 mg Ekstrak Vitex agnus-cactus (Chaste Berry)
  • 25 mg Ekstrak Damiana (Turnera diffusa Folium)
  • 100 mg Ekstrak Tribulus terrestris Folium

Indikasi: Membantu menyegarkan badan, membantu melancarkan haid, membantu meringankan gejala - gejala menjelang haid

Aturan pakai: 1 kali sehari 2 kapsul

No. Reg: TR 223028481

Peringatan:  

  • Tidak boleh digunakan pada wanita hamil dan menyusui
  • Pasien yang menggunakan produk mengandung Black Cohosh harus berkonsultasi dengan dokter
  • Hentikan pemakaian apabila terjadi gangguan hati dengan gejala kelelahan, kuning pada mata dan kulit, dan segera konsultasikan dengan dokter
  • Tidak boleh digunakan oleh penderita dengan riwayat gangguan pada hati
  • Penggunaan tidak boleh lebih dari 6 bulan
  • Tidak boleh digunakan oleh anak usia < 12 tahun

Sido Muncul Natural Herbamix5

image9.png

Kemasan:  Botol @ 50 kapsul

Kandungan ekstrak:

  • Curcuma domestica Rhizoma 2.5 g
  • Curcuma xanthorrhiza Rhizoma 2 g
  • Cinnamomum burmanii Cortex 1.5 g
  • Zingiber officinale Rhizoma 1 g
  • Kaempferia galanga Rhizoma 1 g

Indikasi: Membantu memelihara kesehatan, membantu memelihara daya tahan tubuh

Aturan pakai: 2 x 1 kapsul atau sesuai petunjuk dokter

No. Reg: TR 202 363 601

Daftar Pustaka

  1. Mutmainah SR, Rahmawati N, Nugroho AE. Gastroprotective effects of combination of hot water extracts of turmeric (Curcuma domestica L.), cardamom pods (Ammomum compactum S.) and sembung leaf (Blumea balsamifera DC.) against aspirin-induced gastric ulcer model in rats. Asian Pac J Trop Biomed. 2014;4(Suppl 1):S500-S504. doi:10.12980/APJTB.4.2014C972.
  2. Badan Pengawas Obat dan Makanan. Serial Tanaman Obat: Kunyit. Badan POM; 2006.
  3. Prucksunand C, Indrasukhari B, Leethochawalit M, Hungspreugs K. Phase II clinical trial on effect of the long turmeric (Curcuma longa Linn) on healing of peptic ulcer. Southeast Asian J Trop Med Public Health. 2001;32(1):208-215
  4. Yongwatana K, Harinwan K, Chirapongsathorn S, et al. Curcuma longa Linn versus omeprazole in treatment of functional dyspepsia: A randomized, double-blind, placebo-controlled trial. J Gastroenterol Hepatol. 2022;37(2):335-341. doi:10.1111/jgh.15705.
  5. Boroumand N, Saeed S, Seyed IH. Immunomodulatory, anti-inflammatory, and antioxidant effects of curcumin. Journal of Herbmed Pharmacology. 2018; 7(4): 211-219. doi: 10.15171/jhp.2018.33.
  6. Chandran B, Goel A. A randomized, pilot study to assess the efficacy and safety of curcumin in patients with active rheumatoid arthritis. Phytother Res. 2012; 26(11): 1719-1725. doi:10.1002/ptr.4639.
  7. Fuloria S, Mehta J, Chandel A, et al. A Comprehensive Review on the Therapeutic Potential of Curcuma longa Linn. in Relation to its Major Active Constituent Kurkumin. Front Pharmacol. 2022; 13(820806): 1-27. doi:10.3389/fphar.2022.820806.
  8. Navekar R, Rafraf M, Ghaffari A, Asghari-Jafarabadi M, Khoshbaten M. Turmeric Supplementation Improves Serum Glucose Indices and Leptin Levels in Patients with Nonalcoholic Fatty Liver Diseases. J Am Coll Nutr. 2017; 36(4): 261-267. doi:10.1080/07315724.2016.1267597
  9. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2016 tentang Formularium Obat Herbal Asli Indonesia. Kementerian Kesehatan RI; 2016.
  10. Kwiecien S, Magierowski M, Majka J, et al. Curcumin: A Potent Protectant against Esophageal and Gastric Disorders. Int J Mol Sci. 2019;20(6): 477. doi: 10.3390/ijms20061477.
  11. Gambar: shutterstock.com
  12. Abdelazeem B, Awad AK, Elbadawy MA, et al. The effects of curcumin as dietary supplement for patients with COVID-19: A systematic review of randomized clinical trials. Drug Discov Ther. 2022;16(1):14-22. doi:10.5582/ddt.2022.01017
  13. Juffrie M, Sudarmo SM, Bardosono S, Suryawan A, Hildayani R, Sungkar A. Kesehatan pencernaan awal tumbuh kembang yang sehat. Universitas Indonesia Publishing; 2018.
  14. Peterson CT, Vaughn AR, Sharma V, et al. Effects of Turmeric and Curcumin Dietary Supplementation on Human Gut Microbiota: A Double-Blind, Randomized, Placebo-Controlled Pilot Study. J Evid Based Integr Med. 2018; 23. doi:10.1177/2515690X18790725

Ask Sido

Sido Dokter

Holistic Health Care

Edukasi Kesehatan Holistik

Si Herbie

SiHerbie

Your Smart Herbal Assistant

Herbie Mascot