
Kencur1
Kaempferia galanga (Kencur) adalah tanaman rimpang dari keluarga jahe-jahean (Zingiberaceae) yang memiliki aroma khas dan sering digunakan sebagai bumbu masakan, bahan jamu, serta obat tradisional. Tanaman ini dikenal memiliki manfaat kesehatan seperti meredakan pegal linu.2,5 Selain itu, secara tradisional, kencur digunakan untuk meredakan masalah tenggorokan dan batuk.6
Morfologi Kencur
Tanaman Kencur memiliki batang semu, pendek membentuk rimpang. Akar serabut, membentuk umbi dengan bentuk hampir bulat sampai jorong atau tidak beraturan, berwarna coklat hingga coklat kemerahan, bagian dalam berwarna putih sampai putih kecoklatan.3,7
Kandungan Kencur
Kencur mengandung senyawa aktif sineol dan asam sinamat yang membantu mengurangi rasa sakit dan nyeri dengan cara bekerja di jaringan saraf di sekitar tubuh dan di otak, serta melibatkan reseptor yang serupa opioid seperti obat penghilang rasa sakit. Selain itu, Kencur juga memiliki zat aktif bernama ethyl-p methoxycinnamate (EPMC) yang dapat membantu mengontrol reaksi peradangan dengan menurunkan produksi zat-zat pemicu inflamasi.2
Khasiat Kencur
Berdasarkan studi literatur, terdapat beberapa studi efikasi Kencur diantaranya untuk:
Analgetik/ Pereda nyeri
Penelitian sari Kencur dan beras Kencur pada manusia memperlihatkan bahwa 200 ml sari Kencur 10% yang diberikan secara oral mempunyai khasiat analgesik yang tidak berbeda dengan metampiron 500 mg. Sedangkan penelitian dengan beras Kencur menunjukkan bahwa beras Kencur mempunyai efek analgesik yang tidak berbeda dengan novalgin.3Studi Literatur:
Subjek: 35 pasien Osteoarthritis lutut
Dosis penelitian: Ekstrak Kencur 160 mg
Hasil: Ekstrak Kencur mempunyai efek hampir setara dengan meloksikam (obat anti‑inflamasi) dalam menurunkan gejala nyeri, kekakuan, dan gangguan fungsi fisik. Tidak ada perbedaan signifikan pada kadar TNF‑α dan PGE2 (penanda inflamasi) dibanding meloksikam.5
Keamanan
Kencur masuk ke dalam Formularium Obat Herbal Asli Indonesia [Peraturan Menteri Kesehatan RI No. 6 Tahun 2016] dengan indikasi analgetik antipiretik.3 Studi toksisitas akut dan subakut pada tikus menyatakan bahwa ekstrak rimpang etanol tidak menimbulkan kematian atau kerusakan organ pada dosis hingga 5.000 mg/kg sebagai dosis tunggal.4
Kata kunci: Kencur; Kaempferia galanga; Pegal linu; Anti Peradangan; Pereda Nyeri; Batuk
Daftar Pustaka
Gambar: shutterstock.com
Andriyono, Reandy. Kaempferia galanga L. sebagai Anti-Inflamasi dan Analgetik. Jurnal Kesehatan. 2019; 10(495). doi: 10.26630/jk.v10i3.1458.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2016 tentang Formularium Obat Herbal Asli Indonesia. Kementerian Kesehatan RI; 2016.
Taslim NA, Djide MN, Rifai YU, Syahruddin AN, Rampo YR, Mustamin MU, Angriawan SI. Double-blind randomized clinical trial of Kaempferia galanga l extract as an anti-inflammation (prostaglandin E2 and tumor necrosis factor alpha) on osteoarthritis. Asian Journal of Pharmaceutical and Clinical Research. 2019; 12(5): 63-6.
Kanjanapothi D, Panthong A, Lertprasertsuke N, et al. Toxicity of crude rhizome extract of Kaempferia galanga L. (Proh Hom). J Ethnopharmacol. 2004; 90(2-3): 359-365. doi:10.1016/j.jep.2003.10.020.
Esai Indonesia. Medicinal Herb Index in Indonesia. 2nd Ed. PT. Esai Indonesia; 1995.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Farmakope Herbal Indonesia Edisi II. Kementerian Kesehatan RI; 2017.



