
Akar Ginseng1
Ginseng (Panax ginseng) telah lama digunakan sebagai tanaman obat. Terdapat tiga olahan Ginseng, yaitu Ginseng putih, Ginseng merah, dan Ginseng hitam. Ginseng Merah diproduksi dengan cara mengukus ginseng segar pada suhu 95–100 °C selama waktu yang cukup lama.2 Ginseng merah (Hong Shen dalam bahasa China) adalah Panax Ginseng yang diproses khusus sehingga mengandung Saponin dan Ginsenosida lebih tinggi dibanding dengan Ginseng biasa. Ginseng merah dapat digunakan untuk membantu memelihara stamina.2,3 Secara tradisional, ginseng digunakan untuk pengobatan impotensi, pencegahan hepatotoksisitas, gangguan gastrointestinal, dan rematik.6
Morfologi Ginseng
Tumbuhan ginseng merupakan herba tahunan (hidup lebih dari 1 tahun) dengan akar bercabang khas yang memanjang dari tengah akar utama yang membentuk seperti figur manusia. Batang tegak, tunggal, dan tidak bercabang.6
Kandungan Ginseng
Komposisi Ginseng sebagian besar terdiri dari ginsenosida, polisakarida, fenol, dan triterpenoid saponin. Di antara semuanya, ginsenosida dianggap sebagai bahan utama yang berkontribusi terhadap efek farmakologi Ginseng.2
Khasiat Ginseng
Ginseng merah dilaporkan memiliki jenis ginsenosida yang lebih beragam dan kadar yang lebih tinggi dibanding Ginseng putih/ Ginseng biasa yang belum melalui pengolahan.3 Salah satu khasiat paling populer dari Ginseng adalah untuk menambah stamina tubuh.
Studi Literatur:
Subjek: 10 atlet lintasan dan lapangan pria
Dosis penelitian: Bubuk Ginseng 100 mg/kg
Durasi: 8 hari setelah latihan eccentric strength
Hasil: Ginseng meningkatkan eksitasi otot dan menurunkan skala Rating of Perceived Exertion (RPE) selama latihan (mengukur seberapa sulit/ keras tubuh bekerja selama latihan), serta mempercepat pemulihan kekuatan otot pada atlet.4
Keamanan
Berbagai penelitian pada ekstrak Ginseng menggunakan beberapa model hewan menunjukkan bahwa tidak ditemukan toksisitas akut maupun kronis. Ginseng relatif aman dan tidak menimbulkan efek samping serius jika digunakan sesuai dosis yang dianjurkan. Pada penggunaan dosis tinggi hingga 15 gram per hari, dilaporkan adanya efek samping seperti hipertensi, gelisah, diare, ruam kulit, dan insomnia.6
Dari hasil studi literatur pada populasi 1000 orang yang mengkonsumsi Ginseng Merah 2g/hari selama 24 minggu menunjukkan bahwa Ginseng Merah dapat ditoleransi baik. Tidak terdapat perubahan abnormal signifikan pada pengukuran antropometri, lab, dan tanda vital. Efek samping yang paling umum ditemui adalah pruritus, diare, dan pusing.5
Kata kunci: Ginseng merah; Panax ginseng; Ginsenosida; Stamina Tubuh; Impotensi; Rematik
Daftar Pustaka
Gambar: Shutterstock.com
Jin Y, Kim YJ, Jeon JN, et al. Effect of white, red and black ginseng on physicochemical properties and ginsenosides. Plant Foods Hum Nutr. 2015;70(2):141-145. doi:10.1007/s11130-015-0470-0.
Shin EJ, Jo S, Choi S, et al. Red Ginseng Improves Exercise Endurance by Promoting Mitochondrial Biogenesis and Myoblast Differentiation. Molecules. 2020;25(4):865. doi:10.3390/molecules25040865.
Muñoz-Castellanos B, Martínez-López P, Bailón-Moreno R, Esquius L. Effect of Ginseng Intake on Muscle Damage Induced by Exercise in Healthy Adults. Nutrients. 2024; 16(1):90. https://doi.org/10.3390/nu16010090.
Song SW, Kim HN, Shim JY, et al. Safety and tolerability of Korean Red Ginseng in healthy adults: a multicenter, double-blind, randomized, placebo-controlled trial. J Ginseng Res. 2018;42(4):571-576. doi:10.1016/j.jgr.2018.07.002.
World Health Organization. WHO Monographs on Selected Medicinal Plants Commonly Used in the Newly Independent States (NIS). World Health Organization; 2010. ISBN: 978 92 4 159772 2.