
Daun Sembung1
Blumea balsamifera atau disebut juga Sembung, merupakan tumbuhan asal Nepal yang memiliki sifat pedas, sedikit pahit, hangat, dan memiliki bau seperti rempah. Bagian yang sering dimanfaatkan adalah daun dan akar muda dari tumbuhan yang belum berbunga, segar, atau yang telah dikeringkan.2
Morfologi Daun Sembung
Daun Sembung berbentuk lonjong sampai lanset, dengan ukuran cukup besar, tepinya bisa rata atau bergerigi, permukaan atas agak kasar, dan bagian bawahnya sangat berbulu seperti sutra. Penampilan daun dan tingkat bulu dapat berbeda-beda tergantung tempat tumbuh, tetapi struktur bunganya cenderung sama di semua wilayah.5
Kandungan Daun Sembung
Minyak atsiri (ngai kamfer), borneol, sineol, lomonen, asam palmitin, dan myristin, alkohol seskuiterpen, dimetil khlorasetofenon, tanin, pirokatechin, dan glikosida.2
Khasiat Daun Sembung
Di Asia Tenggara, daun Sembung banyak digunakan untuk sejumlah penyakit, terutama sebagai obat untuk perut, peluruh keringat (diaforetik), cacingan, hingga rematik sendi. Di Filipina sering dimanfaatkan sebagai obat diuretik (peluruh kencing) maupun obat batu ginjal dan telah diproduksi secara komersial.3
Peluruh Batu Saluran Kemih
Data literature review terhadap 4 studi klinis:
Subjek: Setidaknya 173 orang usia > 15 tahun yang memiliki batu saluran kemih >5 mm
Dosis:Tablet daun Sembung @ 500 mg (2x1 tab hingga 3x2 tab perhari)
Durasi: 2 hari hingga 16 minggu
Hasil: Pengobatan dengan daun Sembung efektif dalam mengobati pasien dengan urolithiasis berdasarkan bukti radiografi berupa penurunan ukuran dan/atau jumlah batu, keluarnya batu, dan/atau hilangnya atau pengurangan tanda dan gejala tanpa efek samping serius.4
Keamanan
Berdasarkan literatur studi klinis, tidak terdapat efek samping mayor yang dilaporkan, 2 pasien mengalami sembelit dan nyeri epigastrik ringan.4
Kata kunci: Blumea balsamifera; Daun Sembung; Urolitiasis; Batu Saluran Kemih; Sakit Perut; Peluruh Keringat; Cacingan
Daftar Pustaka
Gambar: shutterstock.com
Setiawan D. Atlas Tumbuhan Obat Indonesia Jilid I. Trubus Agriwidya;1999. ISBN 979-661-050-7.
Prosea Board of Trustees & Personel. PROSEA; Plant Resources of South East Asia. No 12(1). Backhuys Publishers; 1999. ISBN 90-5782-042-0
Tolosa EN, Rodriguez JP, Malamug EL. A systematic review on the safety and efficacy of Blumea balsamifera (L.) DC (NIRPROMP Tablet) for the treatment of urinary tract stones. Acta Medica Philippina. 2020; 54(1): 53-61.
Alonzo DS. Blumea balsamifera (L.) DC. In: de Padua LS, Bunyapraphatsara N, Lemmens RHMJ, eds. Plant Resources of South-East Asia No. 12(1): Medicinal and Poisonous Plants 1. PROSEA Foundation; 1999. Accessed April 11, 2026. Available from: http://prota4u.org/prosea.

