
Murbei1
Pohon Murbei dari genus Morus dalam famili Moraceae telah banyak dibudidayakan di negara-negara seperti Cina, Korea, Jepang, dan Taiwan. Dalam pengobatan tradisional Cina, Murbei Putih digunakan untuk mengobati demam, peluruh kencing, dan menurunkan tekanan darah. Di Korea dan Jepang, daun murbei digunakan sebagai antidiabetes dan meredakan mabuk akibat alkohol. Dibandingkan dengan Murbei merah dan Murbei hitam, Murbei putih (Morus alba) memiliki lebih banyak studi ilmiah. Selain kaya akan senyawa metabolit, Murbei putih memiliki ketersediaan yang luas dan kini telah banyak dibudidayakan di seluruh Asia, Eropa, dan Amerika Utara.2
Morfologi Daun Murbei Putih
Berupa helaian daun berwarna hiijau, bertangkai, rapuh, bentuk helaian daun bulat telur sampai berbentuk segitiga, pangkal daun rata, membulat sampai runcing, tepi beringgit sampai bergerigi tidak tajam, ujung meruncing, pertulangan daun menyirip dengan ibu tulang daun agak menonjol di permukaan bawah, permukaan bawah kasar, tidak rata, kedua permukaan agak berambut.8
Kandungan Daun Murbei Putih
Daun Murbei putih mengandung flavonoid, steroid, triterpen, asam amino, vitamin, dan mineral dalam jumlah besar.3 Selain itu daun Murabei putih mengandung 1-deoksinojirimisin (DNJ) yang dinilai sebagai zat yang paling aktif.2
Khasiat Daun Murbei Putih
Berdasarkan studi literatur, terdapat beberapa studi efikasi Daun Murbei Putih diantaranya untuk:
Antidiabetes
Senyawa 1-deoksinojirimisin (DNJ) memiliki aktivitas penghambatan enzim alfa-glukosidase di usus. Enzim ini berperan dalam pencernaan karbohidrat agar dapat diserap tubuh. Penekanan aktivitas enzim tersebut akan menunda degradasi karbohidrat, yang pada gilirannya akan menurunkan penyerapan glukosa dan akibatnya menekan peningkatan kadar glukosa darah pasca makan.3Studi Literatur
Subjek: 60 pasien Diabetes Melitus Tipe 2
Dosis penelitian: 300 mg ekstrak daun Murbei, dua kali sehari (total 600 mg/hari)
Durasi: 12 minggu
Hasil: Penurunan insulin puasa (artinya tubuh menggunakan insulin lebih baik). Penurunan malondialdehida (MDA), yaitu penanda kerusakan oksidatif, dan peningkatan HDL-cholesterol (kolesterol baik).5
Subjek: 50 orang sehat usia 20-50 tahun
Dosis penelitian: 2,5 dan 6 gram ekstrak air daun Murbei (dari 1.2 bahan awal
diekstraksi dengan air dengan yield 13% (156 g) terstandar senyawa aktif deoxynojirimycin (DNJ) 360mg/100g)
Durasi: 1 hari
Hasil: Konsumsi ekstrak daun Mulberry menyebabkan penurunan kadar glukosa akut pasca-makan pada menit ke-30 dan ke-60. Konsumsi ekstrak air daun Murbei menghasilkan peningkatan kontrol glikemik pasca-makan pada subjek sehat.3
Mengurangi lemak darah
Daun Murbei putih dapat membantu menurunkan kadar lemak dalam darah. Efek ini terjadi karena senyawa aktif daun Murbei putih dapat meningkatkan aktivitas reseptor yang membersihkan kolesterol jahat (LDL) dan mengurangi kerja enzim HMG‑CoA reduktase, yang berperan membuat kolesterol di dalam tubuh.2Studi Literatur
Terdapat dua studi klinis menggunakan daun Murbei putih untuk menurunkan kadar lemak darah:
Subjek: 382 pasien hiperkolesterolemia
Dosis: Dalam bentuk ekstrak 200mg dan 840 mg/ hari
Durasi: 6 - 16 minggu
Hasil: Terjadi penurunan parameter lipid darah seperti Trigliserida (TG), LDL-C, dan total kolesterol.2
Keamanan
Murbei termasuk dalam daftar bahan alam tertentu dalam bentuk kombinasi yang diindikasikan untuk membantu meringankan gejala kencing manis sesuai dengan PerBPOM No 25 tahun 2023.7 Dalam penelitian subakut pada tikus yang mendapat ekstrak daun Murbei 7,5 g/kg per hari tidak menunjukkan perubahan signifikan pada darah, organ, atau fungsi biokimia.6
Kata kunci: Murbei putih; Morus alba; Antidiabetes; Lemak Darah; Anti Kolesterol; Kencing Manis; Peluruh Kencing
Daftar Pustaka
Gambar: shutterstock.com
Trimarco V, Gallo P, Ghazihosseini S, et al. White Mulberry Plant Extracts in Cardiovascular Prevention: An Update. Nutrients. 2025;17(14):2262. Published 2025 Jul 9. doi:10.3390/nu17142262
Chung HI, Kim J, Kim JY, Kwon O. Acute intake of mulberry leaf aqueous extract affects postprandial glucose response after maltose loading: Randomized double-blind placebo-controlled pilot study. Journal of Functional Foods. 2013; 5(3): 1502-6.
Hwang SH, Li HM, Lim SS, Wang Z, Hong JS, Huang B. Evaluation of a Standardized Extract from Morus alba against α-Glucosidase Inhibitory Effect and Postprandial Antihyperglycemic in Patients with Impaired Glucose Tolerance: A Randomized Double-Blind Clinical Trial. Evid Based Complement Alternat Med. 2016; 2016: 8983232. doi:10.1155/2016/8983232
Taghizadeh M, Mohammad Zadeh A, Asemi Z, et al. Morus Alba leaf extract affects metabolic profiles, biomarkers inflammation and oxidative stress in patients with type 2 diabetes mellitus: A double-blind clinical trial. Clin Nutr ESPEN. 2022;49:68-73. doi:10.1016/j.clnesp.2022.03.027
Li Y, Zhang X, Liang C, Hu J, Yu Z. Safety evaluation of mulberry leaf extract: Acute, subacute toxicity and genotoxicity studies. Regul Toxicol Pharmacol. 2018; 95: 220-226. doi:10.1016/j.yrtph.2018.03.007
Badan Pengawas Obat dan Makanan. Peraturan Badan Pengawas Obat dan Makanan Nomor 25 Tahun 2023 tentang Kriteria dan Tata Laksana Registrasi Obat Bahan Alam. Badan POM; 2023.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Farmakope Herbal Indonesia Edisi II. Kementerian Kesehatan RI; 2017.
