
Asam Jawa1
Tamarindus indica disebut juga Asam Jawa merupakan tanaman yang berasal dari Afrika tropis, dan saat ini tersebar di seluruh daerah tropis. Asam Jawa dibudidayakan untuk buahnya yang banyak dimanfaatkan untuk bahan makanan atau dalam ramuan tradisional. Di Malaysia, ekstrak air dari Asam Jawa dengan campuran herbal lainnya dipercaya berkhasiat untuk mengatasi permasalahan menstruasi.2
Morfologi Asam Jawa
Tanaman Asam Jawa adalah pohon besar yang selalu hijau dengan tinggi dapat mencapai sekitar 30 meter. Buahnya berbentuk polong panjang, bisa lurus atau sedikit melengkung, dengan isi beberapa biji. Saat matang, polong tidak pecah sendiri dan memiliki dinding buah yang keras di luar serta bagian dalam yang tebal dan agak lengket. Bijinya keras, pipih, dan berwarna coklat.7
Kandungan Asam Jawa
Asam Jawa mengandung 16–18% asam tumbuhan yang sebagian besar terdiri dari asam tartarat, asam lainnya meliputi malic acid, citric acid, dan lactic acid. Disamping itu, Asam Jawa mengandung gula dan pektin. Asam Jawa mengandung asam organik dan pektin memberikan efek laxative/pencahar ringan.3
Khasiat Asam Jawa
Asam Jawa juga diketahui memiliki efek sebagai anti bakteri, anti jamur, dan antioksidan.2
Antioksidan dan mengurangi lemak tubuh
Subjek: Hamster jantan dengan kondisi hiperkolesterolemia
Dosis: Ekstrak buah Asam Jawa diberikan melalui minuman bersama makanan (ekstrak buah sekitar 5 % dalam air minum)
Durasi: 10 minggu
Hasil: Terjadi penurunan signifikan trigliserida, total kolesterol, dan LDL-C dibanding kontrol. Meningkatkan aktivitas enzim antioksidan hati dan melindungi dari kerusakan oksidatif.4
Terdapat pula studi pada manusia untuk membandingkan konsumsi Asam Jawa dengan penerapan pola hidup sehat rendah lemak
Subjek: 44 orang usia >18 tahun dengan BMI 25 - 39.9 kg/m2 (overweight - obese moderat)
Dosis: 10 gram Asam Jawa segar/hari (dosis terbagi 2x sehari) dikombinasikan dengan pola hidup sehat rendah lemak dan menjaga pola aktivitas fisik
Durasi: 6 minggu
Hasil: Konsumsi Asam Jawa disertai pola hidup sehat rendah lemak dan aktivitas fisik dapat mengurangi BMI, lingkar pinggang, dan profil lemak secara signifikan dibandingkan kondisi awal subjek.5
Keamanan
Berdasarkan studi literatur toksisitas akut ekstrak kental Asam Jawa, lethal dose (dosis yang menimbulkan efek toksik hingga kematian) ekstrak lebih besar dari 5.000 mg/kgBB. Hal ini dapat diklasifikasikan sebagai praktis tidak toksik dan dikategorikan aman sesuai rekomendasi dari WHO.6 Sedangkan berdasarkan studi pada manusia, Asam Jawa 10 g/hari selama 6 minggu tidak dilaporkan efek samping yang signifikan pada seluruh subjek.5
Kata kunci: Tamarindus indica; Asam Jawa; Laxative; Antioksidan; Mengurangi Lemak Tubuh
Daftar Pustaka
Gambar: vecteezy.com
Ross IA. Medicinal plants of the world: chemical constituents, traditional, and modern medicinal uses. Humana Press; 1999. ISBN 0-89603-542-5
Heber, D, Joerg G, Thomas B, Christof J. Physicians Desk Reference (PDR) for Herbal Medicines. 4th edition. Thomson Healthcare; 2007. ISBN 1-56363-678-6.
Martinello F, Soares SM, Franco JJ, et al. Hypolipemic and antioxidant activities from Tamarindus indica L. pulp fruit extract in hypercholesterolemic hamsters. Food Chem Toxicol. 2006; 44(6): 810-818.
Asgary S, Soltani R, Barzegar N, Sarrafzadegan N. Evaluation on the Effects of Tamarindus Indica L. Fruit on Body Weight and Several Cardiometabolic Risk Factors in Obese and Overweight Adult Patients: A Randomized Controlled Clinical Trial. Int J Prev Med. 2020;11:24.
Badan Pengawas Obat dan Makanan. Serial Data Ilmiah Terkini Tumbuhan Obat; Asam Jawa. BPOM RI; 2013. ISBN 978-602-7899-07-0.
Coronel RE. Tamarindus indica L. In: Verheij EWM, Coronel RE, eds. Plant Resources of South-East Asia No. 2: Edible Fruits and Nuts. PROSEA Foundation; 1991. Accessed April 11, 2026. http://prota4u.org/prosea.
