
Lingzhi1
Ganoderma lucidum (Lingzhi) adalah sejenis jamur kayu yang dikenal sebagai jamur obat, digunakan dalam pengobatan tradisional di Asia, utamanya berkhasiat dalam mengatasi gangguan metabolisme.4 Lingzhi digunakan sebagai tonik dalam pengobatan tradisional Tiongkok dan telah tercatat dalam buku-buku pengobatan tradisional Tiongkok seperti Shen Nong's Herbal Classic dan Compendium of Materia Medica sebagai herbal untuk vitalitas, anti kelelahan, anti penuaan, dan hepatoprotektif.4
Morfologi Lingzhi
Jamur Lingzhi terdiri dari tangkai (stipe) dan tudung (pileus) dengan tekstur keras seperti kayu. Saat matang, permukaan atas tudung dilapisi lapisan mengkilap berwarna coklat kemerahan hingga coklat keunguan dengan pola garis melingkar dan radial. Tangkainya berbentuk silindris, tidak rata dan agak melengkung, dengan tinggi sekitar 7–15 cm dan diameter 1–5 cm. Tudungnya biasanya tidak simetris (eksentrik), berbentuk seperti ginjal atau agak bulat, dengan ukuran diameter 10–18 cm dan ketebalan 1–2 cm.6
Kandungan Lingzhi
Kandungan Lingzhi dan aktivitas farmakologi4

Lingzhi mengandung senyawa utama Polysaccharides dan Triterpenoid yang berkontribusi terhadap sebagian besar khasiatnya.4
Khasiat Lingzhi
- Sirkulasi darah & Jantung
Lingzhi memiliki manfaat terhadap sirkulasi darah melalui 2 mekanisme utama yaitu menghambat sintesis kolesterol atau lipid darah dan efek antioksidan dan anti inflamasi nya.2 Polysaccharides dari Lingzhi memiliki sifat antioksidan dan anti peradangan yang dapat bermanfaat pada gangguan fungsi pembuluh darah dan memperbaiki kerusakan.3
Studi Literatur:
- Subjek: 26 orang dengan tingkat tekanan darah dan kolesterol cenderung tinggi
- Dosis penelitian: 2 kapsul ekstrak Lingzhi 2x sehari (tiap kapsul mengandung 360 mg ekstrak) dosis harian setara dengan 13,2 g Lingzhi segar.
- Durasi: 12 minggu
- Hasil: terdapat tren penurunan lipid darah setelah 4 minggu treatment pada seluruh responden. Lipid trigliserida menurun dan kolesterol HDL meningkat. Resistensi insulin menurun setelah pengobatan dengan Lingzhi dibanding plasebo.2
- Subjek: 45 pasien riwayat serangan jantung (STEMi dan NSTEMI).
- Dosis penelitian: 750 mg/hari PsP (Polysaccharide Peptide dari Lingzhi)
- Durasi: 90 hari
- Hasil: PsP dapat bertindak sebagai pelindung lapisan pembuluh darah karena dapat menurunkan parameter pro inflamasi dan radikal bebas secara signifikan dan dapat meningkatkan parameter perbaikan jaringan pembuluh darah.3
- Antidiabetes
Polisakarida Lingzhi dapat mengurangi resistensi insulin, sehingga tubuh lebih efisien memproses gula. Secara keseluruhan, efek antioksidan dan anti-inflamasi Lingzhi dapat memperbaiki metabolisme glukosa dan lipid pada diabetes.4
Studi Literatur:
- Subjek: 71 orang dewasa dengan Diabetes Mellitus tipe 2
- Dosis penelitian: Ekstrak Lingzhi kaya polysaccharide 1.800 mg diminum 3 kali sehari (total 5.400 mg/hari).
- Durasi: 12 minggu
- Hasil: Diperoleh hasil penurunan parameter gula darah baik gula setelah makan maupun puasa. Parameter penanda fungsi pankreas juga ikut membaik dan berbeda signifikan dibanding plasebo. Secara keseluruhan aman dan ditoleransi baik, tanpa efek samping serius.5
Keamanan Lingzhi
Dari studi literatur yang sudah dilakukan, Lingzhi dapat ditoleransi dengan baik dan tidak terdapat efek samping yang signifikan pada responden yang mengonsumsi Lingzhi.2 Dari studi klinis sebelumnya menunjukkan bahwa suplementasi Lingzhi pada responden yang sehat tidak berhubungan dengan efek toksik pada hati atau ginjal, juga tidak ada bukti perubahan hematologi yang merugikan yang terlihat.3
Kata kunci: Ganoderma lucidum; Lingzhi; Polysaccharides; Sirkulasi Darah; Kesehatan Jantung; Antidiabetes; Vitalitas
Informasi Produk
Sido Muncul Natural Lingzhi

Kemasan: Botol @ 30 vegetable capsules
Kandungan Ekstrak: Ekstrak Ganoderma Lucidum 100 mg berupa badan buah ; terstandarisasi > 10% Polysaccharides
Indikasi: Membantu memelihara kesehatan dan membantu sirkulasi darah
Aturan pakai: 1 kapsul, 2-3 x sehari atau sesuai petunjuk dokter
No. Reg: TR 092 303 921
Peringatan:
- Tidak dianjurkan untuk wanita hamil dan menyusui serta anak-anak
- Bila terjadi efek yang tidak diinginkan, maka penggunaan produk ini harus segera dihentikan dan hubungi dokter.
- Konsultasikan dengan dokter jika digunakan bersamaan obat lain
Sido Muncul Natural SM-Diabe

Kemasan: Botol @ 30 vegetable capsules
Kandungan ekstrak: Phyllanthus niruri Herba (Meniran) 50 mg, Morus alba Folium (Daun Murbei) 100 mg, Orthosiphon aristatus Folium (Kumis Kucing) 50 mg, Andrographis paniculata Herba (Sambiloto) 200 mg, Eugenia polyantha Folium (Daun Salam) 100 mg, Ganoderma lucidum (Jamur Lingzhi) 100 mg
Indikasi: Secara tradisional digunakan untuk membantu meringankan gejala kencing manis
Aturan pakai: 3 x 1 kapsul sehari atau sesuai petunjuk dokter
No. Reg: TR 092304381
Peringatan:
- Tidak dianjurkan untuk wanita hamil dan menyusui
- Hanya untuk penderita kencing manis yang ditetapkan oleh dokter
- Selama penggunaan konsultasikan pada dokter secara berkala
Daftar Pustaka
- Gambar: shutterstock.com
- Chu TT, Benzie IF, Lam CW, Fok BS, Lee KK, Tomlinson B. Study of potential cardioprotective effects of Ganoderma lucidum (Lingzhi): results of a controlled human intervention trial. Br J Nutr. 2012;107(7):1017-1027. doi:10.1017/S00071145110037951.
- Sargowo D, Rahmawati NA, Nugroho FW, et al. Endothelial Protective and Antioxidant Effect of Polysaccharide Peptide of Ganoderma lucidum in STEMI and NSTEMI Patients with Diabetes as a Risk Factor. Proceedings of the 2nd Health Science International Conference (HSIC). 2019:60-65. doi:10.5220/0009121700600065,
- Liu Q, Tie L.Preventive and Therapeutic Effect of Ganoderma (Lingzhi) on Diabetes. Pharmacology and Clinical Application. 2019. doi:10.1007/978-981-32-9421-9.
- Gao Y, Chen G, Dai X, Ye J, Zhou S. A Phase I/II Study of Ling Zhi Mushroom Ganoderma lucidum (W.Curt.:Fr.)Lloyd (Aphyllophoromycetideae) Extract in Patients with Type II Diabetes Mellitus. International Journal of Medicinal Mushrooms. 2004. 6(1).
- European Directorate for the Quality of Medicines & HealthCare (EDQM). European Pharmacopoeia 11th ed. Council of Europe; 2023.