
Daun Ginkgo biloba1
Ginkgo biloba banyak ditemukan di China, Jepang, dan Korea. Ginkgo termasuk tanaman tertua yang telah ada sejak 190 juta tahun yang lalu. Bagian yang sering dimanfaatkan untuk obat herbal adalah bagian daun. Pada pengobatan tradisional China, Ginkgo digunakan untuk mengobati angina, dan sirkulasi darah yang buruk. Selain itu, di negara-negara barat, Ginkgo juga banyak digunakan untuk meningkatkan memori otak, dan menurunkan risiko stroke.2
Morfologi Daun Ginkgo biloba
Daun Ginkgo biloba berwarna hijau hingga hijau kekuningan, bagian atas daun sedikit lebih gelap dibandingkan bagian bawahnya. Tangkai daun memiliki panjang sekitar 4–9 cm, helaian daunnya berukuran sekitar 4–10 cm, berbentuk seperti kipas, biasanya memiliki dua lobus (terbelah dua) atau kadang tidak terbelah sama sekali. Permukaan atas dan bawah daun halus. Bagian ujung daun memiliki lekukan yang tidak beraturan, sehingga tampak seperti bergelombang atau tidak simetris.6
Kandungan Ginkgo biloba
Senyawa bioaktif utama dari Ginkgo biloba terdiri dari dua golongan besar yaitu Flavonoid dan Terpene trilakton berupa Ginkgolida dan bilobalida. Kedua kelompok ini dianggap memberikan banyak efek terapeutik Ginkgo, seperti antioksidan, neuroprotektif, dan terhadap sirkulasi darah.2
Khasiat Ginkgo biloba
Sirkulasi Darah
Peran Ginkgo biloba dalam sirkulasi darah lebih ditujukan untuk mikrosirkulasi (sirkulasi pembuluh darah kecil), sirkulasi darah di otak, dan sirkulasi perifer (target organ seperti lengan, kaki, kulit). Ginkgo biloba membantu sirkulasi darah dengan cara; mengurangi penggumpalan sel darah merah, merangsang lapisan pembuluh darah untuk melepaskan faktor relaksasi dan meningkatkan aliran darah di area dengan sirkulasi yang buruk sehingga jaringan mendapatkan lebih banyak oksigen dan nutrisi.3
Studi Literatur:Subjek: 209 pasien dengan cerebral insufficiency (gangguan aliran darah ke otak)
Dosis penelitian: ekstrak Ginkgo biloba 150 mg/hari
Durasi: 12 minggu
Hasil: Terdapat perbaikan signifikan setelah enam minggu pada kondisi mudah lupa, depresi, dan sakit kepala. Setelah 12 minggu, terdapat perbaikan signifikan berupa kesenjangan memori, kesulitan berkonsentrasi, kecenderungan kelelahan, kurangnya dorongan, dan tinitus dibandingkan dengan plasebo.4
Subjek: 60 pasien dengan penyakit arteri perifer (sakit kaki saat berjalan)
Dosis penelitian: ekstrak Ginkgo 3 × 40 mg per hari (total 120 mg/hari).
Durasi: 24 minggu.
Hasil: pada kelompok Ginkgo, jarak berjalan tanpa nyeri bertambah sekitar 19 m setelah 8 minggu, 34 m setelah 16 minggu, dan 41 m setelah 24 minggu.4
Kesehatan Otak
Ginkgo biloba dapat membantu meningkatkan fungsi otak dengan cara mengurangi kerusakan oksidatif, sehingga sel-sel otak bekerja lebih baik. Ginkgo biloba dapat menurunkan aktivitas enzim yang merusak sel otak (monoamine oxidase) dan membantu melindungi neuron penting agar tidak cepat rusak.3Studi Literatur:
Subjek: 410 pasien dengan demensia ringan hingga sedang
Dosis penelitian: ekstrak Ginkgo biloba 240 mg/hari
Durasi: 24 minggu
Hasil: Terjadi perbaikan nilai tes fungsi kognitif dan neuropsikiatri pada kelompok uji Ginkgo biloba. Oleh karena itu dapat dikatakan bahwa pemberian ekstrak daun Ginkgo biloba dapat meningkatkan fungsi kognitif dan menurunkan gejala neuropsikiatri pada pasien demensia dengan neuropsikiatri.5

Potensi terapetik Ginkgo biloba terkait kesehatan otak.7
Keamanan
Berdasarkan literature review tercantum dalam Assessment Report Ginkgo biloba oleh European Medicines Agency (EMA), tidak terdapat perbedaan signifikan terkait efek samping yang timbul antara kelompok uji Ginkgo biloba dan plasebo.6 Efek samping paling umum adalah mual dan pusing.4 Pada kasus tertentu terdapat resiko perdarahan terutama jika dikonsumsi bersama obat antikoagulan seperti warfarin. Secara umum dikatakan bahwa Ginkgo biloba aman digunakan sesuai dengan rekomendasi dosis terapi.6
Kata kunci: Ginkgo biloba; Ginkgolida; Sirkulasi Darah; Mikrosirkulasi; Kesehatan Otak; Antidemensia; Sakit Kepala; Tinitus
Daftar Pustaka
Gambar: shutterstock.com
Joerg G, Thomas B, Christof J. Physicians Desk Reference (PDR) for Herbal Medicines. 4th edition. Thomson Healthcare; 2007.
Shu Z, Sha AH, Shahen M, et al. Pharmacological uses of Ginkgo biloba extracts for cardiovascular disease and coronary heart diseases. International Journal of Pharmacology. 2019; 15(1):1-9.
Barret, Marilyn. The Handbook of Clinically Tested Herbal Remedies. Haworth Herbal Press; 2004. ISBN 0-7890-2723-2.
Ihl R, Bachinskaya N, Korczyn AD, et al. Efficacy and safety of a once-daily formulation of Ginkgo biloba extract EGb 761 in dementia with neuropsychiatric features: a randomized controlled trial. Int J Geriatr Psychiatry. 2011; 26: 1186-1194. doi: 10.1002/gps.2662.
European Medicines Agency. Assessment report on Ginkgo biloba L., folium. EMA; 2014. EMA/HMPC/321095/2012.
Noor-E-Tabassum, Das R, Lami MS, et al. Ginkgo biloba: A Treasure of Functional Phytochemicals with Multimedicinal Applications. Evid Based Complement Alternat Med. 2022: 8288818. doi:10.1155/2022/8288818

