
Daun Kemuning (Murraya paniculata) merupakan tanaman yang biasa tumbuh liar di semak belukar, tepi hutan, atau ditanam sebagai tanaman hias. Kemuning memiliki sifat pedas, pahit, dan hangat. Bagian yang sering dimanfaatkan sebagai obat tradisional adalah daun, akar, dan kulit batang.2
Kandungan Kemuning
Kemuning mengandung golongan senyawa fitokimia meliputi alkaloid, flavonoid, kumarin, dan esensial oil. Senyawa golongan alkaloid indol yang dikenal berasal dari Kemuning adalah yuehchukene. Senyawa tersebut diketahui memiliki aktivitas anti-fertilitas yang bekerja dengan mencegah melekatnya sel telur yang telah dibuahi (embrio) ke dinding uterus (anti implantasi). Yuehchukene berpotensi ditemukan pada spesies Kemuning sebesar 1,39 mg/100 g.3
Khasiat Kemuning
- Pelangsing tubuh
Salah satu penggunaan empiris daun kemuning adalah sebagai pelangsing tubuh. Terdapat penelitian pada manusia sebagai berikut:
- Subjek: 17 wanita obesitas usia 25–50 (BMI ≥ 25 kg/m²)
- Dosis: 15 gram bubuk Daun Kemuning per hari ( 2 x 250 ml ekstrak air Daun per hari)
- Durasi: 15 hari
- Hasil: terjadi penurunan indeks massa tubuh (BMI) yang signifikan, dari 30,33 ± 4,61 kg/m² menjadi 29,67 ± 4,29 kg/m². Namun demikian, lingkar pinggang dan lingkar panggul tidak menunjukkan perubahan yang signifikan selama periode penelitian.4
- Hepatoprotektif
- Subjek:15 pria obesitas usia 25–50 tahun (BMI >25 kg/m²).
- Dosis: 15 gram bubuk Daun Kemuning per hari ( 2 x 250 ml ekstrak air Daun per hari)
- Durasi: 15 hari
- Hasil: Terjadi penurunan signifikan pada enzim hati, yaitu parameter SGOT dari 35,87 menjadi 25,47 U/L dan parameter SGPT dari 41,20 menjadi 31,67 U/L. Hasil ini menunjukkan adanya perbaikan kondisi sel hati pada pasien obesitas.5
Keamanan
Berdasarkan literatur studi toksisitas akut, pemberian ekstrak etanol Daun Kemuning oral hingga 2000 mg/kg pada hewan uji tikus tidak menyebabkan kematian atau perubahan signifikan pada sistem saraf. Selain itu pada studi toksisitas subkronis selama 28 hari, pemberian ekstrak etanol Daun Kemuning 100–400 mg/kg tidak menunjukkan perubahan parameter hematologi maupun fungsi organ hewan uji tikus. Disimpulkan ekstrak Daun Kemuning tergolong aman dikonsumsi pada dosis terapi yang sesuai.6
Kata kunci: Murraya paniculata; Daun Kemuning;
Daftar Pustaka
- Gambar:
- Setiawan D. Atlas Tumbuhan Obat Indonesia Jilid I. Trubus Agriwidya;1999. ISBN 979-661-050-7.
- Ng MK, Abdulhadi-Noaman Y, Cheah YK, Yeap SK, Alitheen NB. Bioactivity studies and chemical constituents of Murraya paniculata (Linn) Jack. International food research journal. 2012; 19(4): 1307.
- Sukohar A, Busman H, Kurniawaty E. Effect of consumption kemuning’s leaf (Murraya paniculata (l.) Jack) infuse to reduce body mass index, waist circumference and pelvis circumference on obese patients. International Journal of Research in Ayurveda and Pharmacy. 2017; 8(2): 75-8.
- Sukohar A. The effect of kemuning leaves (Murraya paniculata (L.) Jack) infusion on SGOT and SGPT enzym activities in obese patients. Biomedical & Pharmacology Journal. 2017; 10(2): 953-8.
- Gautam MK, Singh A, Rao CV, Goel RK. Toxicological evaluation of Murraya paniculata (L.) leaves extract on rodents. American Journal of Pharmacology and Toxicology. 2012; 7(2): 62-67.